Kuncung Semar 40 Hari Gus Dur

“Kuncung Semar, 40 Hari Gus Dur”

Senin, 8 Februari 2010

Pendopo Ageng Taman Budaya Surakarta

Kuncung Semar 40 Hari Gus Dur,  kami maksudkan sebagai wujud penghormatan dan terima kasih kepada Gus Dur untuk peranannya turut mendewasakan bangsa ini. Kuncung (sejumput rambut di atas dahi) ada pada orang tua yang sudah rontok rambutnya, dan ada pada anak-anak yang masih polos. Kuncung adalah simbol kematangan dan kebijaksanaan, sekaligus kepolosan dan keliaran. Sedangkan Semar adalah tokoh pamong, pamomong, pengasuh para satria. Dari pemikiran tersebutlah dipilih Kuncung Semar, karena tokoh yang kita peringati, Gus Dur, selama ini dikenal masyarakat luas sebagai tokoh yang sangat matang sekaligus bisa mempunyai sikap yang sangat polos seperti anak-anak, yang mendidik bangsa dengan hal-hal bijak, kadang dengan hal-hal yang kontroversial, tak terduga, tapi menyehatkan dan membuat orang untuk melakukan introspeksi.

Gus Dur adalah sosok yang memiliki gagasan-gagasan yang sangat genius. Beliau sebagai sosok yang mengayomi seluruh kalangan, Sehingga ketika beliau tiada, banyak orang yang merasa kehilangan sosok yang selama ini menjadi panutan. Tapi, pada dasarnya ide/gagasan Gus Dur terus hidup dan tumbuh di sekitar kita.  Berikut ini adalah hal-hal yang membuat kita tetap menghargai Gus Dur dengan pikiran-pikiran yang tetap hidup selamanya: 1). Anti Sekterian 2). Kebangsaan 3). Keterpihakan pada kebudayaan   4). Pergaulan Internasional. Dan tentunya, kami yakin masih banyak pemikiran Gus Dur yang membumi.

Acara Kuncung Semar 40 Hari Gus Dur  dilaksanakan sebagai peristiwa kesenian dalam kerangka keragaman budaya dalam kebersamaan. Beragam kesenian dengan latar budaya yang berbeda akan berpartisipasi dalam acara ini. Acara Kuncung Semar, 40 Hari Gus Dur, yaitu Senin, 8 Februari 2010 di Pendopo Ageng Taman Budaya Surakarta (TBS). Acara ini dimulai jam 13.00 WIB bertempat di Wisma Seni TBS dengan acara Sarasehan, “Gus Dur dan Setelahnya”. Acara dilanjutkan pada jam 19.30 WIB bertempat di Pendopo Ageng Taman Budaya Surakarta. Sujarwo selaku ketua Taman Budaya Surakarta akan menjadi pembuka acara Kuncung Semar, 40 Hari Gus Dur. Untuk selanjutnya, Gus Yusuf (fix) dan Gus Mus (masih konfirmasi) selaku sahabat dekat Gus Dur akan memaparkan pandangan mengenai Gus Dur, dengan tema “Gus Dur di Mata Sahabatnya”.

Seniman dan budayawan yang akan berpartisipasi dalam acara ini kurang lebih 300 orang. Sebanyak 35 orang Pasien Rumah Sakit Jiwa, Prof dr. Soeroyo Magelang akan mengadakan pertunjukan jathilan. Komunitas Seniman Santri Cirebon dan Tarling Amparan Jati Cirebon sebanyak 25 orang akan menunjukkan kesenian Cirebon. Dalang Ki Tee Boen Liong dari Surabaya berkolaborasi dengan Dalang Ki Slamet Gundono dan Dalang Ki Warseno Slank. Aksi Reog Singo Rodo Kosti Solo dan Barongsai Tri Pusaka Solo akan tampil bersama (kolaborasi) dengan jumlah personil 50 orang. Sawunggaling UNESA, Surabaya dengan personil sebanyak 11 orang. Kelompok musik Temperente ikut beraksi dengan penampilan personil sebanyak 7 orang. Ketoprak  Ngampung mengerahkan personil sebanyak 8 orang. Kelompok seni tari dari Komunitas Padang akan membawakan tarian-tarian Padang dengan personil sebanyak 13 orang. Komunitas Tari Aneuk Aceh sebanyak 8 orang. Independent Expression (IE) dengan personilnya yang berjumlah 15 menampilkan karyanya. Komunitas Tari Storm dengan jumlah penari sebanyak 12 orang. Komunitas Mahasiswa Kutai, Kalimantan Barat akan membawakan tarian-tarian Kutai dengan jumlah penari sebanyak 8 orang. Santiswaran Masjid Nurul Huda dengan jumlah personil 20 orang. Komunitas Wayang Suket dan KOBI (Komunitas Orang Besar Indonesia) sebanyak 17 orang. Kelompok Sahita dengan jumlah personil sebanyak 4 orang juga ikut memeriahkan acara ini. Suprapto Suryodarmo atau akrab disapa mbah Prapto dengan penampilan Umbul Dongo. Selanjutnya akan ada penampilan kesenian dari   I Wayan Sadre, Darno dari Banyumas, Mustofa Al-Habsi, Hanindawan, Ida lala, Endah laras, Miroto Jogja, Nungki, Intan cs dan Joko Bagong.

Kami panitia Kuncung Semar, 40 Hari Gus Dur sampai dengan saat ini  telah berkoordinasi dengan seluruh pengisi acara yang akan tampil pada Senin, 8 Februari 2010 di Pendopo Ageng Taman Budaya Surakarta. Konsep acara ini adalah Kisah Kuncung Semar dan pengisi acara masuk di dalamnya. Atau bisa dikatakan juga, penampilan seluruh peserta ada dalam sebuah rangkaian cerita Kuncung Semar. Pengisi acara ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka sangat antusias untuk berpartisipasi di acara ini. Mereka sudah mempersiapkan untuk penampilannya dengan latihan sejak lama. Pamflet, brosur dan baliho sudah kita buat sebagai media publikasi acara kepada masyarakat. Semua sudah tersebar di tempat-tempat strategis. Dengan harapan bahwa seluruh masyarakat bisa ikut menyaksikan acara Kuncung Semar, 40 Hari Gus Dur.

Contact Person Tim Kuncung Semar :

Lestari Cempluk (081548622341)

Sayekti Lawu (08179487221)

Slametg (08179478214)

Suprapto Suryodarmo (081548511018)

Hanindawan (08122605369)

Henry (08567514324)

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • ardi  On February 18, 2010 at 5:16 am

    I’m not much of a commenter on things I read on the web but I felt that the presentation of the information on this subject was so well done that it deserves to be recommended to all with an interest in the topic. Professional writing and thorough subject knowledge make this a great read

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: