sore itu sehabis aku bermain futsal
aku kembali pulang dengan kendaraan ku
jalan perlahan tapi pasti di tengah keramaian lalu lintas
Ku lihat di atas nampak langit telah menghitam
gumpalan awan dengan cepat meratakan seluruh langit yang semula masih membiru
tak lama ku menempuh perjalanan panjang
turunlah gerimis air hujan
namun dengan cepat gerimis itupun menjadi deras
maka ku tak sanggup lagi untuk meneruskan perjalanan ini
lalu kucari tempat teduh yang bisa menjaga diriku dari basahnya air hujan
ku lihat kiri dan kanan lalu lalang kendaraan yang masih kuat melawan desiran hujan
Tak lama kemudian, datang gemuruh angin menyertai hujan
tepat di depan ku dan di atas kepalaku
ku saksikan fenomena alam ini
kurasakan desiran dan hempasan angin dan air hujan membasahiku
ku diam dan tetap kurasakan semuanya dengan bersyukur dan berdoa
dalam benak ini coba bertanya, ada apa sesungguhnya semua ini??
kenapa putaran angin itu tak henti-hentinya bergemuruh
suasana menjadi semakin menjadi tegang dan terhenyak
tak kala gemuruh angin terus berputar
terlihat juga kilat yang menyambar disertai geledek yang kuat terdengar
sebelah kanan saya terlihat orang yang sedang menutupi telinga
mungkin takut mendengar geledek
sebagian lagi bergeser mencari tempat berlindung dari hujan
karena tempat yang semula tak dapat lagi menahan desiran air hujan
di sebrang depan saya persis berada di sekitar pasar
kebetulan saat itu suasana tidak ramai
mungkin suasana itu telah hilang karena turunnya hujan
Aku melihat pepohonan yang rindang berada di tengah-tengah bersama pembatas jalan
sepertinya belum lama di pangkas sebagian dahannya
sehingga terlihat hijau muda yang sejuk dipandang mata
terlebih lagi terkena air hujan
membuat daun itu basah
Hujan yang berlangsung lama membuat sejumlah jalan tegenang air
genangan itu kurang lebih setinggi 30 cm
walau begitu, di ruas jalan itu sempat membuat kemacetan
sebab kendaraan memilih berjalan perlahan dan mencari jalan yang masih bebas air
entah mengapa kok air hujan itu tidak mengalir atau meresap kedalam tanah
setelah ditelusuri ternyata terbukti bahwa masalahnya adalah jalan beraspal
begitu juga tidak tersedianya saluran air/drainase sebagai tempat penampung air hujan
air dengan terpaksa harus tetap diam diatas jalan beraspal
di sapu oleh roda ban kendaraan tak berarah
seolah menjadi permainan water world yang ada solo baru
semua kendaraan saling berebut untuk mendapatkan giliran menyapu genangan air
bisa dibilang fenomena biasa dan tak anyalnya anak kecil yang senang bermain air
semprot sana ciprat sini
padahal genangan air/banjir itu merupakan masalah
masalah yang sampai kapan pun hanya dipandang sebelah mata
atau mungkin memang itulah adanya
dengan metode ampuhnya disebut metode pembiaran
biarkan saja nanti juga normal dengan sendirinya (kata siapa ya??)
atau biarkan saja masalah itu kan bukan masalah yang besar
entah apapun itu
Semestinya masalah banjir dijadikan perhatian
bukan malah menjadi tontonan dan permainan
atau malah senang dengan adanya air yang berlebihan di jalan
HATI-HATI GEJALA RUTINITAS BANJIR….
SEGERA BERUBAH, JANGAN MALAH BERULAH…
SEMUA ADALAH PILIHAN…
JAGALAH LINGKUNGAN DAN ALAM….
oleh : henry di saat hati gelisah melihat kerutinitasan banjir…oh tidak..
Filed under: LINGKUNGAN












iya sepakat, dikala manusia telah mencampakkan lingkungan hidupnya,, siap-siap aja kena murka sang alam yang semakin hari semakin menjadi-jadi