Kuncung Semar 40 Hari Gus Dur

“Kuncung Semar, 40 Hari Gus Dur”

Senin, 8 Februari 2010

Pendopo Ageng Taman Budaya Surakarta

Kuncung Semar 40 Hari Gus Dur,  kami maksudkan sebagai wujud penghormatan dan terima kasih kepada Gus Dur untuk peranannya turut mendewasakan bangsa ini. Kuncung (sejumput rambut di atas dahi) ada pada orang tua yang sudah rontok rambutnya, dan ada pada anak-anak yang masih polos. Kuncung adalah simbol kematangan dan kebijaksanaan, sekaligus kepolosan dan keliaran. Sedangkan Semar adalah tokoh pamong, pamomong, pengasuh para satria. Dari pemikiran tersebutlah dipilih Kuncung Semar, karena tokoh yang kita peringati, Gus Dur, selama ini dikenal masyarakat luas sebagai tokoh yang sangat matang sekaligus bisa mempunyai sikap yang sangat polos seperti anak-anak, yang mendidik bangsa dengan hal-hal bijak, kadang dengan hal-hal yang kontroversial, tak terduga, tapi menyehatkan dan membuat orang untuk melakukan introspeksi Read more

Manusia Teknologi

Manusia Teknologi

Teknologi bukan tuhan Kami!!!!
Henry green

Solo, 27 Januari 2010

di penantian pergantian malam hingga menjelang pagi hari, mendekat dengan alam yang menyajikan ketenangan dan ketulusan

Jaman terus berputar, dinamis  dari waktu ke waktu. Tanpa pernah merasakan jenuh. Inilah sekaligus yang menandai sebuah peradaban manusia di eranya. Dimulai dari  pra sejarah, sejarah dan pasca sajarah. Pada jaman pra sejarah identik dengan masa manusia yang primitive, yang sedang mencoba untuk hidup di tengah-tengah dunia yang luas. Mereka, dengan kapasitas akalnya yang masih terbatas, tapi mereka sudah mencoba untuk survive. Dengan karakteristik kehidupannya yang berburu dan meramu.Dengan alat yang sederhana mereka mencoba untuk melakukan aktifitas tersebut. Ketika mereka melihat batu, lalu ia bentuk batu itu menjadi alat pemotong daging, mereka melihat kayu, lalu ia jadikan kayu itu sebagai alat untuk berburu seperti tombak. Dengan kearifan lokalnya mereka mampu melakukan semua secara sederhana Read more

KEHENINGAN DI AKHIR TAHUN

Sebuah Refleksi :

KEHENINGAN  DI AKHIR TAHUN

Oleh : Henry (ryu)

“Terlihat keheningan dari keindahan yang masih tersisa di antara puing-puing bangunan bersejarah Sunda Kelapa Jakarta (sebuah saksi bisu yang  terabaikan)”

Seperti agenda tahunan sebelumnya, tiap akhir tahun untuk menyambut tahun yang baru, hampir seluruh manusia di belahan bumi merayakannya. Ada yang merayakan dengan cara menyembunyikan terompet, letusan dari mercon (petasan) dan ada kembang api yang di lesatkan ke atas langit. Dan cara itu pula yang melulu di lakukan oleh sebagian yang merayakan tahun baru. Ada pula sebagian yang lain, menambahkan hiburan berupa konser musik dan  pernak-pernik yang lain. Yang tujuannya adalah memeriahkan penyambutan tahun yang baru. Tahun baru menandakan sebuah waktu dan proyeksi.  Dan angka tahun yang kian berubah dari waktu ke waktu. Dan sebenarnya yang di anggap tahun baru itu sebenarnya tahun yang sudah ada. Yang sudah ada disini berarti sudah terangkum dalam sebuah angka dan hari-hari yang telah tertulis. Namun, angka yang telah tertulis memiliki perubahan yang signifikan. Dan yang kita harapkan dari yang sudah ada, adalah peristiwa, suasana dan perubahan yang baru Read more

ANAK-ANAK (lare-lare)

“Mereka yang masih ceria, bersahaja dan polos dalam menghadapi dunianya. Belajar dan bermain untuk mengenal dirinya dan lingkungannya. Dan Terdengar Tawa Tangis dalam Menikmati Hari-Harinya”.

Oleh Henry [green]

“Yang pernah mengalami masa anak-anak”

Dalam k ehidimages3upan rumah tangga kehadiran anak merupakan hal yang diha rapkan. Kehadiran anak ditengah-tengah ayah dan ibu merupakan sebuah pelengkap. Sampai pada akhirnya anak menjadi sebuah harapan orang tua untuk meneruskan cita-cita orang tua. Sebuah cita-cita untuk membawa nama baik orang tuanya di kehidupan masyarakat. Sedangkan dalam arti lain, anak adalah anugerah terindah di dunia yang diberikan oleh tuhan. Ada juga yang mengartikan anak adalah, titipan tuhan kepada orang tua untuk senantiasa menjaga dan merawat sebaik-baiknya. Merawat anak di mulai oleh ibu semenjak dalam kandungan hingga ia terlahir di dunia. Ketika anak tersebut terlahir ia memberikan komunikasi pertama kali dengan menangis. Tangisan ini menandakan bahwa anak butuh perhatian dari orang tua. Dan ketika mendengar tangisan anak tersebut biasanya orang tua akan merespon maksud anak Read more

Check out Greenpeace Asia Tenggara

Title: Greenpeace Asia Tenggara
Link: http://gotaf.socialtwist.com/redirect?l=340172372092341050711

Diskursus lingkungan dan pembentukan perilaku manusia

Pandangan mengenai lingkungan dari pemikiran ilmu sosial dan kejiwaan”

oleh : henry[green]

Ketika dinding2 kamar ini makin lama membuat aku berada dalam ruang yang terbatas dan jauh dari keindahan di luar”


Tomdean-gedungAda banyak fenomena alam yang perlu kita kaji di dunia ini. Mulai dari hal yang kecil hingga hal yang lebih besar. Layaknya sebuah fenomena bola salju. Yang jika terus menggelinding akan berubah menjadi besar. Seperti kita ketahui bahwa dunia ini luas, sungguh sayang sekali jika kita harus melewati hidup ini hanya berada dalam sebuah ruang/kotak. Keindahan alam bumi ini perlu kita telusuri, dari sini maka kita akan mengenal siapa sesungguhnya manusia itu?. Untuk apa manusia ada di bumi ini?. Namun untuk mencoba menelusuri semua itu ada baiknya kita mulai dari diri sendiri dan apa yang ada di sekitar kita ataupun lingkungan. Manusia hanya merupakan parsial dari lingkungan hidupnya. Mereka hidup dalam ruang yang sudah tersedia dengan segala sesuatunya. Namun ada juga yang perlu dibuat ataupun di rekayasa. Dari sini kita bisa melihat bahwa manusia berperan sebagai makhluk yang berakal. Dengan adanya pikiran itu maka manusia bisa merekayasa lingkungan. Atas rekayasa itu menjadikan berbagai macam bentuk dan warna dalam kehidupan. Kita bisa melihat lingkungan sekitar kita ada yang masih seperti dahulu dan ada juga yang telah berubah. Seperti halnya dengan lokasi rumah di dalam suatu lingkungan Read more

Trem, Warisan Kota BudayaYang Belum Diberdayakan!!

Menambah kuantitas jalan bukan solusi mengatasi kemacetan, tp gunakan jlan yg ada dengan membuat jalan-jalan pedestrian, jalur trem untuk mempersempit ruang bagi kendaraan yang terus menerus menyesakki badan jalan, jangan aplikasikan BRT (bus rapid transit)

oleh : henry[green]

Realitas transportasi di Solo

Belum lama ini, pemerintah kota solo sedang bAmsterdam-tramerupaya untuk memfungsikan kembali kereta api klasik. Kareta api tersebut yang rencananya sebagai kereta wisata. Rute sementara dari stasiun purwosari hingga stasiun kota (sangkrah) dan untuk lebih lanjutnya sampai wonogiri. Pemanfataan kereta wisata ini semoga tidak seperti nasib kereta punakawan. Yang hanya beroperasi sementara, tidak lama kemudian tak beroperasi. Namun yang perlu di cermati bahwa kereta yang difungsikan kembali bukan cuma untuk wisata, tapi yang terpenting adalah transportasi massal untuk massa depan kota ini. Dengan transportasi massal itu memberikan peluang kepada masyarakat untuk memperlancar aktifitasnya dan untuk jangka panjang tercipta keteraturan.

Realitas transportasi yang kini ada di kota Solo yaitu sering terjadi kemacetan di beberapa titik jalan yang menjadi konsentrasi utama aktifitas masyarakat. Hal ini merupakan kenyataan yang tidak boleh dibiarkan begitu saja. Terlebih lagi kota solo yang sedang dinamis untuk membangun dan sebagai destinasi wisata. Untuk menunjukkan bahwa solo sebagai kota tujuan wisata yang terbaik tentunya di tunjang juga dengan sarana transportasi yang memadai. Jangan sampai para wisatawan local dan mancanegara kecewa akibat tidak ada transportasi yang terintegrasi dan aman Read more

Cerita Tentang Riwayat Negeri Yang Dulu Kaya

nyemot

Oleh henry[green]

“Cerita ini bukan fiktif belaka!! tapi cerita ini diangkat dari sebuah kisah nyata dari negeri yang sedang berkembang, yang pernah memiliki sumber daya alam yang melimpah namun kini tinggal cerita!!!

Banyak yang bilang kalau negara ini (Indonesia) kaya raya. Hamparan sumber daya alam mulai dari ujung Sumatra sampai dengan ujung papua. Semua saling melengkapi satu sama lain. Pulau Kalimantan dan Sumatra sebagai penghasil rempah-rempah dan perkebunan yang melimpah. Kalimantan juga penghasil tambang dan gas alam cair yang tersedia luas. Pulau jawa memiliki potensi sumber daya alam berupa lumbung pangan, pegunungan yang tinggi dan gunung berapi aktif yang tidak pernah berdusta untuk meletuskan semua isinya. Gunung itu sebagai penyangga sebuah pulau dari segala gempa dan badai. Bayangkan jika tidak ada gunung?? Di gunung udaranya sangat sejuk tanpa polusi. Makanya banyak satwa yang betah berdomisili disana. Aneka flora juga turut meramaikan isi gunung. Mereka semua saling melengkapi. Sayuran dan buah-buahan tumbuh subur di kawasan pegunungan. Begitu pula, Pulau bali, dan Lombok memiliki laut yang indah dan pantai yang panjang. Banyak wisatawan mancanegara yang mengerti arti keindahan alam secara konsisten datang dan menikmati indahnya pantai bali dan Lombok. Di tambah lagi budaya bali yang masih bertahan sampai dengan detik ini. Sehingga banyak wisatawan yang turut mempelajari budaya bali. Karena menurutnya, mereka tidak menemui budaya seperti bali di negara asalnya. Hanya disinilah ia merasakan kedamaian. Warga bali juga senantiasa menjaga dan mempertahankan alamnya. Meraka kebanyakan hidup berdampingan dengan alam. Maka banyak ramuan dan obat-obatan herbal yang sering diracik di bali. Termasuk, Marta Tilaar (dalam jawa pos) yang terkenal dengan racikan kecantikan herbalnya turut memuji masyarakat bali. Hingga ia akhirnya membuat sebuah buku mengenai SPA (perawatan tradisional menggunakan terapi air) Read more

Kirab Budaya Politik di Solo, yang belum damai

Oleh henry[green]

“Di sela kedamaian kirab, masih saja terdengar kebisingan yang bersumber dari suara arak-arakan kendaraan bermotor”

Di awal bergulirnya pelaksanaan kampanye terbuka untuk seluruh partai di tandai dengan kampaye damai. Di bukanya kampanye damai ini di mulai dengan adanya kirab budaya. Khusus di solo kirab budaya yang di sajikan yaitu kirab budaya politik dengan nuansa jawa. Kirab budaya ini berlangsung hari senin 16 Maret 2009. Rute kirab di mulai dari lapangan kota barat-jlan slamet riyadi dan berakhir di balaikota solo. Suasana yang di usung kali ini mencoba untuk menampilkan kampanye politik yang damai. Semoga aja untuk hari seterusnya bisa benar-benar berlangsung damai. Selama melihat kirab budaya politik di sepanjang jalan slamet riyadi terlihat berbagai atribut yang bertebaran, kereta kuda, becak, motor dan berbagai aksi dari tokoh pewayangan. Read more

Sebuah fenomena: Konflik Horizontal Manusia Dengan Harimau

Oleh : henry [green]

“ketika melihat suasana sekaten di solo 9 maret 2009, disana ada pedagang yang menjual penyu kecil yang diletakkan dalam ember biasa, padahal penyu-penyu itu akan hidup lebih baik jika dikembalikan ke habitat aslinya”

Belum lama ini di berbagai media memberitakan tentang kematian warga akibat serangan harimau. Kejadian itu terjadi di wilayah pekanbaru, riau. Hampir dalam sepekan ada korban yang meninggal akibat serangan harimau. Harimau melakukan penyerangan tanpa rasa takut. Harimau itu memasuki pemukiman warga yang berada dekat dengan hutan. Awalnya hanya ternak warga saja yang di mangsa oleh harimau itu. Lalu pemilik hewan ternak pun menjadi sasaran empuk makanan harimau. Warga yang merasa terancam oleh kedatangan harimau ke pemukiman lalu mengambil tindakan dengan menangkap dan bahkan membunuh harimau. Mereka bertindak itu atas dasar untuk melindungi dirinya dan keluarga dari bahaya harimau Read more